Selasa, 20 Desember 2011

Teori Organisasi Umum 02


1.      Pada realita dalam suatu organisasi, pembagian kerja masih berlaku, jelaskan !
·         Pembagian kerja umumnya dilakukan untuk meringankan beban pekerjaan dalam suatu orhanisasi dan agar lebih efisien waktu. Hal ini biasanya dibentuk dalam divisi-divisi yang kemudian anggotanya memiliki tugas masing-masing.

2.      Contohkan dengan kasus sederhana mengenai standarisasi dapat mendorong koordinasi ?
·         Kesepakatan awal atau standarisasi akan mewujudkan kegiatan pendisiplinan yang dilaksanakan untuk mendorong para anggota organisasi agar mengikuti berbagai standar dan aturan karena akan menyulitkan jika ada anggota lain yang tidak dapat mengikuti berbagai standar yang berlaku, hal ini akan mempengaruhi kenerja organisasi kedepannya.

3.      Jika terdapat bentuk organisasi  seperti di bawah ini :

    A




                       I                                II                          III                           IV


  1. Berapa  arus hubungan komunikasi ?
  2. Lengkapi gambar tersebut dengan garis arus hubungan komunikasi !

4.      Jelaskan arti dari komunikasi adalah proses penyampaian keterangan ?
·         Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal. Dengan komunikasi yg baik, maka penyampaian informasi/keterangan dapat lebih mudah dimengerti. Bahasa pun menentukan prosesnya, apabila bahasa yang disampaikan kurang kita pahami maka informasi/keterangan menjadi rancu.

5.      Organisasi menggunakan formalisasi akan memperoleh keuntungan-keuntungan, sebutkan keuntungan – ketuntungan tersebut dan berikan contoh ?
·         Dalam suatu organisasi memang sangat dibutuhkan formalisasi karena dengan hal tersebut mempermudah penyampaian maksud yg ingin disampaikan. Seperti halnya kita berbicara dengan rekan kerja menggunakan bahasa formal dan lawan bicara kita dapat menilai dan mengerti maksud dari pembicaraan tersebut.

Rabu, 23 November 2011

Teori Organisasi Umum 01


Tugas Teori Organisasi UMUM
1.       Jelaskan konsep dari teori X dan Y ?
2.       Apa yang dimaksud dengan teori manajemen ilmiah ?
3.       Coba jelaskan tentang teori matinya birokrasi ?

Jawab:
1.       Teori ini diungkapkan oleh Douglas McGregor yang mengemukakan strategi kepemimpinan efektif dengan menggunakan konsep manajemen partisipasi. Konsep terkenal dengan menggunakan asumsi-asumsi sifat dasar manusia. Pemimpin yang menyukai teori X cenderung menyukai gaya kepemimpinan otoriter dan sebaliknya, seorang pemimpin yang menyukai teori Y lebih menyukai gaya kepemimpinan demokratik. Untuk kriteria karyawan yang memiliki tipe teori X adalah karyawan dengan sifat yang tidak akan bekerja tanpa perintah, sebaliknya karyawan yang memiliki tipe teori Y akan bekerja dengan sendirinya tanpa perintah atau pengawasan dari atasannya. Tipe Y ini adalah tipe yang sudah menyadari tugas dan tanggung jawab pekerjaannya.
2.       # Penerapan metode-metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah- masalah organisasi.
# Seperangkat mekanisme atau tingkat-tingkat untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi.
3.       Teori matinya birokrasi dikemukakan oleh Warren Bennis yang meyatakan bahwa kondisi saat ini menunjukkan bahwa bentuk organisasi yang ideal adalah adhocracy yang fleksibel. Adhocracy adalah jenis organisasi yang beroperasi dalam mode berlawanan dengan birokrasi. Istilah ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 1970 oleh Alvin Toffler, dan sejak itu menjadi sering digunakan dalam teori manajemen organisasi selanjutnya dikembangkan oleh akademisi seperti Henry Mintzberg.

Senin, 26 September 2011

Pentingnya Organisasi dan Metode


PENGERTIAN ORGANISASI
Organisasi adalah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sebagai makhluk sosial, manusia membentuk organisasi untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri. Organisasi pada dasarnya adalah wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama.

MANAJEMEN ORGANISASI

manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan.

Sedangkan pengertian dari beberapa ahli sebagai berikut:

  1. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
  2. Goerge R. Terry dan Leslie W. Rue mengemukakan bahwa manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang ke arah tujuan-tujuan organisasional atau maksud-maksud yang nyata.

Dengan adanya manajemen, suatu organisasi dapat berjalan sehingga dalam menjalankan roda organisasi dengan menggunakan sedikit mungkin sumber daya namun mencapai tujuan yang maksimal.


MANAJEMEN TATA KERJA

Tata kerja adalah pembentukan sebuah struktur kerja yang disusun untuk merancang struktur formal, mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan di antara para anggota organisasi, agar tujuan organisasi dapat dicapai dengan efisien.
Tata kerja dapat dikelompokan sebagai berikut:
  1. Planing: pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan oleh siapa.
  2. Organizing: susunan antara tata kerja dengan prosedur yang menjadi  satu sehingga membentuk suatu pola tertentu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. 
  3. Leading/Actuating: untuk menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan dinamis untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
  4. Controlling: pengawasan dapat didefinisikan sebagai proses untuk menjamin bahwa tujuan-tujuan organisasi dan manajemen tercapai dengan kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian diadakan perubahan atau perbaikan jika diperlukan.

Dengan adanya tata kerja dalam suatu organisasi maka sebuah organisasi dapat lebih mudah untuk mencapai tujuan dan meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.

MANAJEMEN ORGANISASI DAN TATA KERJA

Hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja sangat erat karena ketiganya merupakan satu sistem yang sistematis.

Manajemen: proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan


Organisasi: seluruh orang-orang yang melaksanakan fungsi–fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan dan dikoordinasikan agar supaya sebuah tugas atau lebih dapat diselesaikan.


Tata kerja: proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya.



Jadi, sangat jelas bahwa suatu organisasi tidak bisa bergerak sendiri harus ada komponen penunjang di dalamnya untuk memaksimalkan hasil dari tujuan suatu organisasi.

    Minggu, 05 Juni 2011

    Manusia dan Kegelisahan


     

    Di dunia ini tidak ada seorang manusia pun yang tidak merasakan kegelisahan. Salah satu dari bagian kehidupan manusia yang sekian banyak dialami oleh manusia salah satunya adalah kegelisahan.   

    Selama hidupnya, manusia pasti pernah mengalami kegelisahan baik intensitasnya sering ataupun jarang, apalagi di era globalisasi seperti saat ini yang membutuhkan tingkat kompetitifitas yang tinggi untuk hidup di dalamnya. Kita dapat mengetahui tanda tanda bahwa seseorang mengalami kegelisahan adalah dari tingkah lakunya.

    Setiap orang, sesuai dengan kemampuannya masing-masing, berupaya mengekspresikan kegelisahannya sebagai akibat dari pengaruh-pengaruh emosional reaktif yang dikhayalkan akan mengancam kehidupan atau ketenangannya. 

    Umumnya seseorang yang sedang gelisah melakukan hal- hal yang tidak biasa dia lakukan seperti berjalan mondar-mandir, duduk termenung sambil memegang kepalanya dan berbagai hal lain yang mungkin dapat membingungkan orang yang melihatnya.  

     Tentu saja kegelisahan yang dialami setiap orang tidaklah sama, tergantung kepribadian, kebutuhan, keadaan, dan tanggung jawab masing-masing. Di samping kondisi masa kini serta tingkat keberagamaan mereka.