Senin, 12 Maret 2012

RUANG LINGKUP EKONOMI

PENGERTIAN EKONOMI.
Ekonomi merupakan salah satu ilmu yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi. Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai aturan rumah tangga atau manajemen rumah tangga. Menurut Alfred Marshall, pendefinisian ekonomi atau ekonomika adalah sebuah studi tentang penggunaan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak pernah ada puasnya. Kebutuhan manusia beraneka ragam dan terus-menerus ada. Oleh karena itu, akan ada sebagian orang yang tidak mendapatkan alat pemuas kebutuhan yang diinginkan, entah karena tidak mampu mengeluarkan pengorbanan yang disyaratkan (biaya tidak terjangkau) atau karena barang sudah habis. Kondisi tersebut dapat disebut sebagai kelangkaan. Jadi kelangkaan dapat diartikan situasi atau keadaan di mana jumlah sumber daya yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia.
MACAM-MACAM KEBUTUHAN.
1. Kebutuhan Primer : kebutuhan yang muntlak dipenuhi untuk kelangsungan hidup manusia, seperti kebutuhan akan sandang, pangan, papan dan sebagainya.
2. Kebutuhan Sekunder : kebutuhan penunjang atau kebutuhan yang bersifat cultural artinya bahwa kebutuhan itu muncul seiring dengan perubahan zaman, seperti kebutuhan akan teknologi, transportasi dan sebagainya.
3. Kebutuhan Tertier : kebutuhan yang ditujukan untuk kesenangan/ kebanggaan (prestige) seseorang, seperti rumah mewah, mobil mewah dan barang mewah lainnya.
ELASTISITAS.
Perbandingan perubahan proporsional dari sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain, elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga. Elastisitas harga permintaan mengukur seberapa banyak permintaan barang dan jasa (konsumsi) berubah ketika harganya berubah. Elastisitas harga penawaran mengukur seberapa banyak penawaran barang dan jasa berubah ketika harganya berubah. Elastistas harga ditunjukkan dalam bentuk presentase perubahan atas kuantitas yang ditawarkan sebagai akibat dari satu persen perubahan harga.
Jenis elastisitas permintaan dan penawaran:
1. Permintaan / penawaran tidak elastis sempurna : elastisitas = 0.
2. Permintaan / penawaran tidak elastis : elastisitas < 1.
3. Permintaan / penawaran uniter elastis : elastisitas = 1.
4. Permintaan / penawaran elastis : elastisitas > 1.
5. Permintaan / penawaran elastis sempurna : elastisitas tak terhingga.
KELANGKAAN.
Pada dasarnya, setiap individu dengan jumlah pasti akan berhadapan dengan persoalan kelangkaan. Hal ini dikarenakan manusia cenderung menginginkan sesuatu yang lebih dari apa yang dapat dicapainya.  Baik individu dengan pendapatan kurang dari seratus ribu rupiah per hari dan yang dengan pendapatan diatas satu juta rupiah perhari pasti akan mengalami kelangkaan dan pilihan.
Adapun faktor penyebab kelangkaan suatu alat pemuas, yaitu :
1. Terbatasnya persediaan sumber daya alam.
2. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah SDA.
3. Keserakahan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.
4. Meningkatnya kebutuhan manusia yang semakin tinggi tetapi belum ditemukannya sumber-sumber baru.
Di dalam ruang lingkupnya, ekonomi juga dibagi menjadi dua kelompok yang dilihat dari sudut pandang analisis ilmu ekonomi dapat dikategorikan menjadi: mikroekonomi dan makroekonomi.
Mikroekonomi secara umum terfokus pada kepentingan individual seperti perusahaan dan konsumen, dan bagaimana perilaku mereka menentukan harga dan jumlah barang dalam pasar secara spesifik. Konsepsi harga atau lebih tepatnya harga relatif menjadi analisis sentral dalam analisis mikroekonomi. Ekonomi mikro juga meneliti bagaimana berbagai keputusan dan perilaku tersebut memengaruhi penawaran dan permintaan atas barang dan jasa, yang akan menentukan harga dan bagaimana harga, pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa selanjutnya.
Makroekonomi merupakan ilmu ekonomi yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yang berhubungan, serta dampak atas beragam tindakan pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak) terhadap hal-hal tersebut. Dalam mempelajari perekonomian  Negara dan perekonomian global secara menyeluruh, maka untuk mengerti perekonomian suatu Negara kita harus mengetahui peran dan target  otoritas kebijakan fiskal dan moneter setiap Negara. 

Sumber: 
http://www.anneahira.com/ekonomi-makro.htm
http://www.ppteasy.org/ppt/ruang-lingkup-ekonomi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment disini