Selasa, 12 Maret 2013

Trip To Sawarna Beach



Desa Sawarna, salah satu Desa di Provinsi Banten yang sangat menarik untuk dikunjungi. Desa yang beralamat di Kp. Cikaung RT.01 Rw.04 Bayah, Banten Selatan ini punya pantai bersih dan cantik serta tedapat gua alam. Tak ada salahnya menghabiskan akhir pekan atau liburan di sini.

Sawarna adalah sebuah desa yang terletak di Provinsi Banten Kidul. Desa ini punya sejuta pesona wisata untuk dikunjungi. Untuk dapat menuju ke sini, wisatawan bisa menempuh  rute perjalanan dari Bogor menuju Cibadak, Sukabumi. Kemudian ambil jalur Cikidang sampai melewati Pelabuhan Ratu. Waktu perjalanannya sekitar 6-7 jam dari Kota Bogor. Untuk wisatawan yang ingin naik kendaraan umum, bisa naik bus MGI jurusan Pelabuhan Ratu dari terminal Baranangsiang. Kemudian turun di terminal Pelabuhan Ratu dan naik Elf menuju Sawarna.

Sebelum tiba di Sawarna, kita akan melewati Pantai Pelabuhan Ratu. Tapi hati-hati setelah tempat pelelangan ikan (TPI) ada pungli untuk masuk kawasan Pantai Pelabuhan Ratu. Setiap orang dikenakan Rp 30.000 tapi bilang saja kalau tujuan kita Sawarna bukan Pelabuhan Ratu maka hanya dikenakan Rp 10.000 untuk  kendaraan saja. Perjalanan menuju Desa Sawarna cukup seru, karena jalan yang naik-turun serta berkelok. Namun sepanjang perjalanan mata kita akan disuguhi pemandangan yang indah, tentunya pengorbanan dan lelah saat perjalanan akan terbayar oleh keindahan alam Desa Sawarna. 

Ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di Desa Sawarna. Beberapa pantai lain yang patut dikunjungi adalah Pantai Ciatir dan Tanjung Layar. Pantai Ciatir  punya ciri khas laut yang membentang luas, ombak yang besar dan pasir putih yang halus. Kalau cuaca cerah, kemungkinan Anda akan mendapat panorama sunset yang indah. Namun jika cuaca sedang mendung dan sedikit hujan jangan takut anda juga akan melihat pelangi.

Ada pula Pantai Tanjung Layar yang menjadi ikon Desa Sawarna. Di pantai ini, terdapat 2 buah batu besar yang menjulang tinggi. Panorama sunrise yang indah pun bisa ditemukan di sini, tetapi kita harus datang lebih awal untuk melihatnya di batu besar icon Sawarna. Jika terlalu siang kita tidak dapat mendekat karena air laut yang pasang. Hembusan ombak yang kencang menabrak karang-karang membuat suasanya semakin nyaman untuk menikmati suasanya pantai selatan. Jangan lupa mengabadikan foto-foto kalian di sini.

Desa ini juga punya wisata gua alam yang cukup terkenal, yakni Gua Lalay. Letaknya tak jauh dari pantai. Untuk mencapainya, wisatawan akan disuguhi panorama sawah nan hijau serta jembatan dari kayu. Jangan lupa membawa senter, karena suasana di dalam gua ini sangat gelap.

Di sana saya bertemu beberapa orang pelancong, ketika saya bertanya mereka ternyata mahasiswa dari salah satu PTS di Jakarta. Mereka sedang menghabiskan sisa liburan semester dan sangat antusias menikmati keindahan pantai Sawarna. 

Warga disana pun cukup ramah. Saya sempat bertanya kepada salah satu warga tentang pengunjung yang datang berwisata. Untuk pengunjung pada saat hari libur atau weekend jumlahnya sekitar 100-200 orang. Memang masih belum sebanyak tempat wisata pada umumnya.

Bagi wisatawan yang ingin liburan singkat tanpa menghabiskan banyak waktu, Sawarna sangat cocok untuk liburan bersama keluarga, pasangan, dan sahabat-sahabat tercinta. Tidak perlu khawatir soal penginapan, karena ada banyak homestay dengan harga terjangkau. Mulai dari Rp 50.000 – Rp 100.000 untuk kamar dan Rp 300.000 - Rp 350.000 untuk homestay. Makanan pun sudah disediakan oleh mereka.

Masih banyak kawasan wisata di Indonesia yang belum terjamah. Indonesia kaya akan ragam wisata. Untuk apa kita harus keluar negeri. Jadi, tunggu apa lagi untuk liburan ke Desa Sawarna?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment disini