Rabu, 02 Januari 2013

Tips And Trik Traveling Photography




Melakukan pemotretan saat traveling bagi sebagian orang menjadi kegiatan yang menyenangkan. Namun, jangan asal jepret saja karena dengan usaha yang lebih, aliran fotografi ini bisa juga bisa dijadikan kegiatan serius dengan hasil yang tentunya lebih keren. Tentunya kalau kita ingin melakukan travel photography yang baik harus mengerti how to make a good picture dengan penguasaan unsur-unsur dasarnya seperti komposisi  ISO, Shutter speed, WB dan lain-lain.

Nah, untuk perlengkapan sendiri pastinya dibutuhkan kamera serta lensa yang sesuai dengan situasi lokasi. Kita butuh beberapa lensa, seperti wide angle untuk landscape, lensa fix dengan diafragma besar untuk membuat detail dan membuat gambar lebih cantik dengan background blur, kita juga membutuhkan tele lens supaya bisa lebih closer to the object. Kalau sudah punya itu, masalah focal lenght (jarak) sudah teratasi.

Jenis-jenis lensa yang dibutuhkan saat travel photography.

Lensa wide-Angle

Karena begitu kita pakai wide-angle lens, secara visual kita mendekatkan diri kepada objek kita. Hasil gambar akan lebih lebar dari objek aslinya. Biasanya digunakan untuk foto landscape/arsitektur.

Hasilnya


Lensa Fix

lensa fix 50mm is like looking with our eyes karena itu elemennya sama seperti mata kita.

Hasilnya

Lensa Tele

Dengan menggunakan lensa tele, objek yang jauh akan lebih dekat dengan objek yang ingin kita foto. Lensa ini juga bisa melakukan "candid" foto dengan jarak jauh tanpa terlihat oleh objek yang sedang kita foto, khususnya orang.

Hasilnya

Menghasilkan foto yang bagus sekarang pasti jauh lebih mudah dengan adanya berbagai macam aplikasi foto instan seperti Instagram, dll. Ini membuat fotografi lebih playfull. Kalau saya melihatnya positif, dalam arti kata, fotografi memang sedang mengalami kemajuan yang pesat baik dari teknologi maupun apresiasi pada peminatnya juga.

Keberadaan aplikasi foto instan membawa impact yang cukup bagus. Belajar fotografi sekarang jauh lebih instan, kalau dulu banyak stepnya, sekarang jauh lebih mudah dan menyenangkan. Namun the man behind the camera akan tetap pegang peranan penting sebagai creator dari foto-foto yang bernilai seni tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

comment disini